Apa Sih Sebenarnya Pajak? Ini Pengertian Pajak dan Contohnya!

Apa Sih Sebenarnya Pajak? Ini Pengertian Pajak dan Contohnya!

Apa Sih Sebenarnya Pajak Ini Pengertian Pajak dan Contohnya!

Pajak merupakan salah satu pendapatan utama dari sebuah negara. Meski begitu, tidak semua orang mengerti betapa pentingnya sebuah pajak. Nah untuk menambah pengetahuan, berikut ini adalah pengertian pajak dan contohnya.

Secara umum, pajak merupakan bentuk kontribusi wajib pajak, baik perorangan ataupun lembaga, kepada negara yang bersifat wajib dan memaksa dengan berdasarkan pada undang-undang konsultan pajak tangerang. Hasil pajak ini pun dipakai oleh negara sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Pajak pun mempunyai berbagai jenis fungsi. Berikut ini adalah empat fungsi pajak yang berguna bagi sebuah negara:

  1. Fungsi anggaran (budgetair)

Pajak merupakan sumber pendapatan utama sebuah negara. Jadi tidak mengherankan kalau pajak mempunyai peran penting dalam perencanaan pengeluaran. Pemasukan dari pajak pun bisa dipakai untuk membiayai berbagai jenis pengeluaran. Mulai dari belanja pegawai, belanja barang, pemeliharaan, pembangunan dan lain-lain.

Di Indonesia, tingkat pembayaran pajak pun bisa secara langsung berdampak pada pembangunan di level bawah. Hal ini tertuang dengan adanya Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Dampak langsung ini berbentuk dengan adanya Dana Hasil Bagi Pajak.

  1. Fungsi mengatur (regulerend)

Pajak juga bisa dipakai oleh sebuah negara sebagai cara untuk mengatur pertumbuhan ekonomi. Hal ini dapat dilakukan dengan adanya kebijakan pajak. Misalnya, kebijakan pajak dapat digunakan untuk meningkatkan penanaman modal di dalam ataupun luar negeri. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah pun bisa memberi keringan pajak kepada para investor.

  1. Fungsi stabilitas

Sebagai fungsi stabilitas, pemerintah dapat melaksanakan kebijakan pajak yang berkaitan dengan stabilitas harga. Dengan begitu, tingkat inflasi pun bisa dikenalikan. Contoh kebijakan pajak yang berkaitan dengan hal ini adalah mengatur peredaran uang di masyarakat, pemungutan pajak, penggunaan pajak yang efektif dan efisien.

  1. Fungsi redistribusi pendapatan

Dalam pelaksanaannya, pajak juga dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Untuk melakukannya, pemerintah menggunakan dana hasil pajak untuk membiayai berbagai jenis kepentingan umm. Termasuk di antaranya adalah pembiayaan pembangunan yang memberikan peluang kerja baru bagi rakyat.

Berdasarkan wujudnya, pajak dibedakan menjadi dua, yakni pajak langsung dan pajak tidak langsung. Pajak langsung merupakan pajak yang secara langsung dikenakan kepada wajib pajak. Contoh dari pajak langsung ini adalah pajak pendapatan, pajak kekayaan serta pajak barang mewah.

Sementara itu untuk pajak tidak langsung adalah pajak yagn dibayar sebagai bentuk sumbangan wajib yang secara tak langsung menjadi beban wajib pajak. Contoh dari pajak tidak langsung ini adalah cukai rokok.

Berdasarkan jumlah yang harus dibayarkan, pajak dibagi menjadi tiga, yakni:

  1. Pajak pendapatan yang dikenakan atas pendapatan tahunan dari wajib pajak.
  2. Pajak penjualan merupakan pajak yang diwajibkan kepada wajib pajak pada saat ada transaksi penjualan barang atau jasa.
  3. Pajak bidang usaha yang merupakan pajak untuk badan usaha.